Pengaruh Ekstrakurikuler Rohis terhadap Karakter Religius Siswa SMP Negeri 22 Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.58812/jpdws.v4i03.3786Kata Kunci:
Ekstrakurikuler Rohis, Karakter Religius, Siswa SMP, Regresi Linear Sederhana, Bandar LampungAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan ekstrakurikuler Rohis (Kerohanian Islam) terhadap pembentukan karakter religius siswa di SMP Negeri 22 Bandar Lampung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena menurunnya nilai-nilai religius di kalangan pelajar akibat pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi, sehingga diperlukan upaya strategis melalui program keagamaan di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Rohis, dengan sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh 31 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, dan analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler Rohis berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter religius siswa, dengan persamaan regresi Y = 12,280 + 1,117X. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,493 menunjukkan bahwa kegiatan Rohis berkontribusi sebesar 49,3% terhadap pembentukan karakter religius siswa, sedangkan 50,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti pola asuh orang tua, lingkungan sosial, dan pengaruh media sosial. Hasil uji ANOVA juga menunjukkan nilai F sebesar 28,205 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang membuktikan bahwa model regresi yang digunakan signifikan secara statistik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa ekstrakurikuler Rohis merupakan salah satu sarana pendidikan karakter berbasis keislaman yang efektif dan perlu terus dikembangkan oleh sekolah sebagai respons terhadap tantangan degradasi moral di kalangan pelajar.
Referensi
Ahsanulkhaq, M. (2019). Membentuk karakter religius peserta didik melalui metode pembiasaan. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 2(1), 21–33. https://doi.org/10.24176/jpp.v2i1.4312
Basri, H., Suhartini, A., & Nurhikmah, S. (2023). Pembentukan karakter religius peserta didik melalui pembiasaan kegiatan keagamaan di MA Miftahul Ulum Kabupaten Purwakarta. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 1521–1534. https://doi.org/10.30868/ei.v12i02.4269
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.
Desrianti, D. I., Oganda, F. P., Apriani, D., & Budiman, L. A. A. (2021). Pengaruh media sosial terhadap perilaku keagamaan siswa melalui pendidikan agama Islam. Alphabet Jurnal Wawasan Agama Risalah Islamiah, Teknologi dan Sosial (Al-Waarits), 1(1), 46–54.
Field, A. (2013). Discovering statistics using IBM SPSS statistics. Sage Publications.
Frost, J. (2019). Regression analysis: An intuitive guide for using and interpreting linear models. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.36827.23840
Hamdan, D. (2021). Profesionalitas guru pendidikan agama Islam dalam membangun karakter religius peserta didik. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 6(2), 244–261. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).7309
Joshi, A., Kale, S., Chandel, S., & Pal, D. K. (2015). Likert scale: Explored and explained. British Journal of Applied Science & Technology, 7(4), 396–403. https://doi.org/10.9734/BJAST/2015/14975
Mentari, M. (2020). Faktor penentu perilaku keagamaan siswa: Dampak penggunaan media sosial dan pembelajaran pendidikan agama Islam. Oasis: Jurnal Ilmiah Kajian Islam, 4(2), 1–20. https://doi.org/10.24235/oasis.v4i2.6012
Nurbaiti, R., Alwy, S., & Taftazani, B. M. (2020). Pembentukan karakter religius siswa melalui pembiasaan aktivitas keagamaan. El-Bidayah: Journal of Islamic Elementary Education, 2(1), 55–65. https://doi.org/10.33367/jiee.v2i1.995
Rojak, R., Zuhri, S., & Sastradiharja, J. (2021). Pengaruh media sosial dan lingkungan sosial sekolah terhadap perilaku religius siswa. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, 2(1), 74–91. https://doi.org/10.53800/wawasan.v2i1.68
Sevilla, C. G., Ochave, J. A., Punsalan, T. G., Regala, B. P., & Uriarte, G. G. (2007). Research methods. Rex Printing Company.
Susanti, S. E. (2022). Pendidikan karakter dalam membangun kecerdasan moral bagi anak usia dini perspektif Thomas Lickona. Trilogi: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora, 3(1), 10–17. https://doi.org/10.33650/trilogi.v3i1.3396
Taber, K. S. (2018). The use of Cronbach’s alpha when developing and reporting research instruments in science education. Research in Science Education, 48(6), 1273–1296. https://doi.org/10.1007/s11165-016-9602-2
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Agi Gesti, Hawin Fitriyani, Dedi Andrianto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















