Persepsi Mahasiswa Sebagai Guru PAUD Dalam Mengembangkan Sumber Belajar Saat Mengajar di Prodi PG PAUD

Penulis

  • Juli Yanti Harahap Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan
  • Amanda Syahri Nasution Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan
  • Vera Kristiana Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan

DOI:

https://doi.org/10.58812/jpdws.v4i02.3447

Kata Kunci:

Persepsi Guru PAUD, Sumber Belajar, Mahasiswa, Prodi, PG PAUD

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa sebagai calon guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mengembangkan sumber belajar saat mengajar. Sumber belajar merupakan komponen penting dalam pembelajaran PAUD karena berfungsi sebagai stimulus perkembangan kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan motorik anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi PAUD semester 3, 5, 7 yang telah melaksanakan perkuliahan mata kuliah media dan sumber belajar berjumlah sekitar 30 orang Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mengukur aspek pemahaman, kreativitas, kemandirian, dan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap pentingnya pengembangan sumber belajar. Namun demikian, masih terdapat kendala pada aspek inovasi dan pemanfaatan sumber belajar berbasis lingkungan lokal. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan kompetensi mahasiswa dalam perencanaan dan pengembangan sumber belajar berbasis karakteristik anak usia dini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa dalam pengembangan sebuah media dan sumber belajar dalam proses belajar masih perlu ditingkatkan kembali, karena masih ada guru yang hanya menggunakan bahan yang bias dan tidak mengikuti perkembangan saat ini. Tugas guru yang paling utama adalah mengajar dan mendidik anak didik. Sebagai pengajar, guru merupakan perantara aktif (medium) antara anak didik dan ilmu pengetahuan, sedangkan sebagai pendidik, guru merupakan perantara aktif antara anak didik dengan haluan filsafat Negara dan kehidupan masyarakat dengan segala macam aspeknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap pengembangan sumber belajar dan merasakan peningkatan kepercayaan diri dalam kegiatan mengajar.

Referensi

Anitah, S. (2014). Media Pembelajaran. Surakarta: UNS Press.

Depdiknas. 2003. Undang-undang RI No.20. Sistem pendidikan nasional. Jakarta: Depdiknas.

Huda, Miftahul. 2017. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

M. Syahran. 2016. Pengembangan Sumber Belajar Berbasis Karakter Peserta Didik (Ikhtiar optimalisasi Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 10, Nomor 2.

Nana Sudjana dan Ahmad Rivai, “Media Pengajaran,” (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2007), h.79-80 Kartini Kartono. Psikologi Anak. Jakarta: Alumni, 2000, h.202.

Rahmadina, Siti,. Dkk. 2017. Persepsi Guru terhadap Penggunaan Lembarr Kegiatan Peserta Didik di SMP negeri 3 Terbanggi Besarlampung Tengah. Jurnal Kultur Demokrasi, (Online), Vol.6 No.8, e-ISSN: 2746-2749. FKIP Universitas Lampung.

Satriana.M, dkk. 2021. Persepsi Guru PAUD terhadap Pembelajaran Online: Fenomena Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6(1):362-373. DOI:10.31004/obsesi.v6i1.1353

Sujiono, Yuliani N. 2009. Metode Pengembangan Kognitif. Jakarta: Universitas Terbuka

Warih Jatirahayu. (2013). "Guru berkualitas kunci mutu pendidikan." Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif, No. 2 (November).

Zainiyati, Husniyatus Salamah. (2017). "Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis ICT (Konsep dan Aplikasi pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam)." Jakarta: Kencana.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-29

Cara Mengutip

Persepsi Mahasiswa Sebagai Guru PAUD Dalam Mengembangkan Sumber Belajar Saat Mengajar di Prodi PG PAUD. (2026). Jurnal Pendidikan West Science, 4(02), 81-86. https://doi.org/10.58812/jpdws.v4i02.3447