Perilaku Belajar Siswa Dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar: Studi Fenomenologi di SMK Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango

Penulis

  • Yulhan Nento Program Studi Magister Manajemen, Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Azis Rachman Program Studi Magister Manajemen, Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Titin Dunggio Program Studi Magister Manajemen, Universitas Bina Mandiri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.58812/jekws.v4i03.3820

Kata Kunci:

Perilaku Belajar, Minat Belajar, Fenomenologi Interpretif, Sekolah Menengah Kejuruan, Bone Bolango

Abstrak

Minat belajar siswa merupakan faktor penentu keberhasilan proses pendidikan, khususnya pada satuan pendidikan menengah kejuruan yang berada di daerah dengan karakteristik geografis dan sosial ekonomi menantang. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku belajar siswa SMK Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, ditinjau dari faktor internal, faktor eksternal, dan strategi sekolah dalam mendorong minat belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretif dengan wawancara mendalam terhadap 27 informan yang terdiri atas 10 siswa, 10 orang tua/wali siswa, 5 guru mata pelajaran, dan 1 Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Data dianalisis secara tematik berdasarkan tiga fokus penelitian dan diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal siswa—mindset, motivasi, dan kebiasaan belajar—bersifat heterogen, dengan teman sebaya sebagai sumber motivasi ekstrinsik paling dominan dan pola prokrastinasi akademik yang masih memerlukan perhatian. Faktor eksternal meliputi kondisi sosial ekonomi keluarga menengah ke bawah, pengaruh media sosial yang bersifat ambivalen, kondisi geografis berbukit dengan jarak tempuh hingga dua belas kilometer, serta pengaruh lingkungan teman sebaya yang bersifat dua arah. Sekolah telah mengembangkan berbagai strategi, seperti program praktik kerja lapangan, metode pembelajaran inovatif, dan layanan bimbingan konseling, namun konsistensi implementasi, kemitraan dengan orang tua, dan sistem penghargaan masih perlu diperkuat. Penelitian merekomendasikan intervensi multidimensional yang melibatkan sekolah, keluarga, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan minat belajar siswa secara berkelanjutan.

Referensi

Abdullah, N., & Rahman, M. F. A. (2022). Relationship between school management quality and students' interest and academic achievement. Asian Journal of Education and Social Studies, 28(2), 56–68. https://doi.org/10.9734/ajess/2022/v28i230628

Ahmad, J., Nurdin, A., & Santoso, H. (2024). Dampak kecanduan media sosial terhadap minat belajar remaja di era digital. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(2), 112–128.

Ahmadi, R., Santoso, D., & Wijaya, T. (2024). Pengaruh lingkungan fisik sekolah terhadap pengalaman belajar: Studi fenomenologis pada siswa SMK di daerah terpencil. Jurnal Penelitian Pendidikan, 16(1), 28–44.

Hidayat, A., & Sari, I. P. (2024). Fenomenologi interpretif dalam penelitian pendidikan: Aplikasi dan tantangan. Jurnal Metode Penelitian Pendidikan, 12(1), 45–62.

Hidayat, R., Prasetyawan, A. Y., & Wajdi, M. B. N. (2024). Hubungan antara kualitas layanan pendidikan dengan minat belajar dan prestasi akademik siswa SMK. Jurnal Manajemen Pendidikan, 16(1), 45–57.

Hidayati, F., & Nugroho, A. (2023). The role of information technology in improving the quality of educational management in the digital era. Education and Information Technologies, 28(2), 1245–1267. https://doi.org/10.1007/s10639-022-11482-x

Husain, C. (2021). Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 2(2), 184–192.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Sistem penjaminan mutu pendidikan dasar dan menengah. Kemendikbudristek.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Laporan survei kepuasan masyarakat terhadap layanan pendidikan tahun 2023. Kemendikbudristek.

Moleong, L. J. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Moustakas, C. (2022). Phenomenological research methods. Sage Publications.

Mulyasa, E. (2021). Manajemen berbasis sekolah: Konsep, strategi, dan implementasi. Remaja Rosdakarya.

Novianti, A., & Hapsari, N. (2024). Observasi dalam penelitian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.

Patton, M. Q. (2022). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice (5th ed.). SAGE Publications.

Rahman, A., & Widodo, W. (2023). Fenomenologi interpretif dalam penelitian sosial budaya. Jurnal Ilmu Sosial.

Robbins, S. P., & Coulter, M. (2023). Management (16th ed.). Pearson Education.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.

Van Manen, M. (2022). Researching lived experience: Human science for an action sensitive pedagogy. Althouse Press.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31

Cara Mengutip

Perilaku Belajar Siswa Dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar: Studi Fenomenologi di SMK Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango. (2026). Jurnal Ekonomi Dan Kewirausahaan West Science, 4(03), 624-633. https://doi.org/10.58812/jekws.v4i03.3820