Analisis Manajemen Penanganan Stunting di Kabupaten Bone Bolango (Studi Kasus Kecamatan Tapa, Kecamatan Suwawa Selatan, dan Kecamatan Tilongkabila)

Penulis

  • Jein A. Bioto Program Studi Magister Manajemen, Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Arifin Tahir Program Studi Magister Manajemen, Universitas Bina Mandiri Gorontalo
  • Sudarsono Sudarsono Program Studi Magister Manajemen, Universitas Bina Mandiri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.58812/jekws.v4i03.3817

Kata Kunci:

Manajemen Stunting, POACE, Puskesmas, Studi Kasus Multi Holistik, Kabupaten Bone Bolango

Abstrak

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak secara jangka panjang, dan hingga kini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Kabupaten Bone Bolango, khususnya Kecamatan Tapa, Kecamatan Suwawa Selatan, dan Kecamatan Tilongkabila, masih menghadapi kasus stunting yang tinggi dan bersifat persisten pada periode 2024–2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen penanganan stunting melalui pendekatan Planning, Organizing, Actuating, Controlling, dan Evaluating (POACE) pada tiga puskesmas tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilannya. Penelitian menggunakan desain kualitatif studi kasus multi holistik dengan melibatkan 28 informan dari lima tingkatan organisasi, meliputi Dinas Kesehatan Kabupaten, puskesmas, pemerintah desa, kader kesehatan/PKK, tokoh masyarakat, serta keluarga sasaran. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program telah berbasis data stunting namun belum sepenuhnya melibatkan lintas sektor secara konsisten dan belum menetapkan target terukur; pelaksanaan program berjalan tidak merata antarpuskesmas, dengan Puskesmas Suwawa Selatan mengakui pelaksanaan intervensi belum optimal; pengawasan telah berjalan melalui monitoring rutin dan supervisi lapangan namun integrasi pelaporan digital dari posyandu ke puskesmas dan kabupaten masih terbatas; serta evaluasi dilakukan secara berkala tetapi hasilnya belum optimal dimanfaatkan sebagai dasar perbaikan program secara sistematis. Faktor penentu keberhasilan meliputi kesenjangan kondisi sumber daya antarpuskesmas, peran aktif tenaga kesehatan dan kader, partisipasi masyarakat yang belum sepenuhnya konsisten, serta kondisi sosial ekonomi dan budaya keluarga. Penguatan koordinasi lintas sektor, pemerataan sumber daya, integrasi sistem pelaporan digital, serta peningkatan kapasitas kader menjadi rekomendasi utama untuk meningkatkan efektivitas manajemen penanganan stunting di Kabupaten Bone Bolango.

Referensi

Agus, R., Rachman, A., & Muhammad, I. (2025). Analisis Kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pengampu Stunting dalam Penurunan Prevalensi Stunting di Kabupaten Bone Bolango. Universitas Bina Mandiri Gorontalo.

Ahmad, L., Tahir, A., & Sudarsono, S. (2025). Analisis Implementasi Program Pencegahan dan Penanganan Stunting di Kabupaten Bone Bolango. Universitas Bina Mandiri Gorontalo.

Black, R. E., Alderman, H., Bhutta, Z. A., Gillespie, S., Haddad, L., Horton, S., Lartey, A., Mannar, V., Ruel, M., & Victora, C. G. (2023). Maternal and child nutrition: Building momentum for impact. The Lancet, 401(10376), 511–524.

Bryson, J. M., Crosby, B. C., & Stone, M. M. (2023). Design and implementation of cross-sector collaborations: Propositions from the literature. Public Administration Review, 83(1), 18–32.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2022). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Damiti, R., Rachman, A., & Dunggio, T. (2025). Strategi Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Gorontalo Utara. Universitas Bina Mandiri Gorontalo.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango. (2023). Laporan Status Gizi Balita Kabupaten Bone Bolango Tahun 2023. Dinkes Kab. Bone Bolango.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango. (2024). Laporan Balita Stunting Tahun 2024.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bone Bolango. (2025). Laporan Balita Stunting Tahun 2025.

Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Gorontalo Tahun 2023. Dinkes Prov. Gorontalo.

Fitriani, A., & Wicaksono, A. (2022). Kolaborasi lintas sektor dalam perencanaan program percepatan penurunan stunting di tingkat daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 14(2), 155–168.

Fitriani, A., et al. (2024). Kolaborasi kader, PKK, dan tenaga kesehatan dalam percepatan penurunan stunting berbasis masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Gibson, R., et al. (2022). Sustainability of community-based nutrition programs. International Journal of Public Health Management.

Hafid, A., & Kadir, A. (2023). Analisis alokasi anggaran desa dalam perencanaan program penurunan stunting di wilayah pedesaan. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(1), 45–56.

Halibas, A. S., Sibayan, R. O., & Maata, R. L. (2023). The penta helix model of innovation in green technologies: A systematic literature review. Sustainability, 15(8), 6509.

Hartono, S., Langi, F., & Rante, M. (2022). Supervisi lapangan sebagai strategi peningkatan kualitas layanan Posyandu dalam program pencegahan stunting. Jurnal Administrasi Kesehatan Masyarakat, 7(3), 115–127.

Heidkamp, R. A., Piwoz, E., Gillespie, S., Keats, E. C., D'Alimonte, M. R., Menon, P., & Bhutta, Z. A. (2023). Mobilizing evidence for effective nutrition interventions: A framework for action. The Lancet, 401(10376), 497–510.

Jafar, M., & Nurhidayah, S. (2022). Kualitas data pertumbuhan anak sebagai dasar pengambilan keputusan dalam program penurunan stunting. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 5(2), 89–101.

Kementerian Kesehatan RI. (2023a). Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kusnadi, A., & Prasetyo, N. (2023). Evaluasi program intervensi stunting berbasis masyarakat: Analisis efektivitas dan tantangan implementasi. Jurnal Evaluasi Pembangunan, 11(1), 32–45.

Latief, H., & Asrianti, N. (2023). Pemberdayaan kader dalam mendukung program percepatan penurunan stunting di desa. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(2), 134–145.

Lolo, N. R., Yusuf, R., & Marhani, M. (2023). Penetapan target dan indikator kinerja dalam perencanaan program percepatan penurunan stunting. Jurnal Riset Kesehatan Daerah, 12(1), 1–12.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2023). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (5th ed.). SAGE Publications.

Mulyani, D., & Riksmawan, R. (2023). Penguatan fungsi pengawasan dalam program kesehatan masyarakat di tingkat desa. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 11(1), 55–67.

Nurdin, & Apriyanto. (2023). Hambatan pelaksanaan program stunting berbasis puskesmas: Tinjauan tenaga kesehatan dan partisipasi keluarga. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Pakaya, et al. (2022). Kompetensi tenaga kesehatan dan efektivitas pencegahan stunting di Gorontalo. Jurnal Kesehatan Masyarakat Gorontalo.

Rahayu, S., Lestari, A., & Nurpadilah, M. (2022). Pemberdayaan kader kesehatan melalui pelatihan dan pendampingan dalam program pencegahan stunting. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(2), 120–132.

Rahmawati, & Purnamasari. (2022). Penggunaan data sebagai dasar perencanaan program penanganan stunting di tingkat desa. Jurnal Kebijakan Kesehatan.

Rokx, C., et al. (2022). Supervisi dan evaluasi program gizi: Kaitannya dengan capaian penurunan stunting. World Bank Health Report.

Santoso, I., & Malik, A. (2023). Efektivitas edukasi kesehatan berbasis masyarakat dalam meningkatkan perilaku pencegahan stunting. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(1), 44–56.

Sartika, R. A. (2023). Analisis situasi gizi sebagai dasar perencanaan program percepatan penurunan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(3), 210–222.

Suryani, A., & Widyaningsih, R. (2023). Mekanisme umpan balik sebagai dasar penyesuaian strategi program penurunan stunting. Jurnal Kebijakan Kesehatan Masyarakat, 9(2), 140–153.

Triyana, & Shankar. (2023). Akurasi data pelaporan gizi berbasis posyandu dan implikasinya terhadap program stunting. Jurnal Gizi Masyarakat.

UNDP. (2023). Handbook on Planning, Monitoring and Evaluating for Development Results. United Nations Development Programme.

UNICEF. (2023). The State of the World's Children 2023: Children, Food and Nutrition. United Nations Children's Fund.

WHO & UNICEF. (2023). Global Nutrition Report: State of Maternal and Child Nutrition 2023. World Health Organization.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31

Cara Mengutip

Analisis Manajemen Penanganan Stunting di Kabupaten Bone Bolango (Studi Kasus Kecamatan Tapa, Kecamatan Suwawa Selatan, dan Kecamatan Tilongkabila). (2026). Jurnal Ekonomi Dan Kewirausahaan West Science, 4(03), 595-605. https://doi.org/10.58812/jekws.v4i03.3817