Analisis Manajemen Operasional pada Kegiatan Internship di Sektor Manufaktur dan Pelayanan Publik
DOI:
https://doi.org/10.58812/jekws.v4i03.3726Kata Kunci:
Internship, Manajemen Operasional, Manufaktur, Pelayanan Publik, Kompetensi MahasiswaAbstrak
Program internship merupakan salah satu implementasi pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen operasional pada kegiatan internship di sektor manufaktur dan pelayanan publik, serta mengidentifikasi kontribusi program internship terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data yang diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan pengalaman langsung selama pelaksanaan internship di PT Azaki Reindo Manufaktur pada bagian procurement dan Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri pada bagian operasional lapangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan penerapan fungsi manajemen operasional pada kedua organisasi yang memiliki karakteristik berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen operasional pada sektor manufaktur lebih berorientasi pada efektivitas proses pengadaan barang, pengendalian persediaan, koordinasi dengan pemasok, serta kelancaran proses produksi. Sementara itu, pada sektor pelayanan publik, penerapan manajemen operasional berfokus pada pengelolaan distribusi layanan, pemeliharaan jaringan, penanganan gangguan operasional, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pelaksanaan internship juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa, terutama dalam kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, adaptasi terhadap lingkungan kerja, serta pemahaman mengenai implementasi konsep manajemen operasional di lapangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa program internship menjadi media pembelajaran yang efektif dalam menghubungkan teori manajemen dengan praktik profesional pada sektor manufaktur maupun pelayanan publik.
Referensi
Assauri, S. (2016). Manajemen operasi produksi: Pencapaian sasaran organisasi berkesinambungan (3rd ed.). PT RajaGrafindo Persada.
Christopher, M. (2016). Logistics & supply chain management (5th ed.). Pearson.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Heizer, J., Render, B., & Munson, C. (2020). Operations management: Sustainability and supply chain management (13th ed.). Pearson.
Herjanto, E. (2015). Manajemen operasi (3rd ed.). Grasindo.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2020). Buku panduan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. https://dikti.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/2020/08/Buku-Panduan-Merdeka-Belajar-Kampus-Merdeka-2020.pdf
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. https://jdih.kemdikbud.go.id
Slack, N., Brandon-Jones, A., & Burgess, N. (2022). Operations management (10th ed.). Pearson.
Stevenson, W. J. (2021). Operations management (14th ed.). McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif (4th ed.). Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. https://peraturan.bpk.go.id
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Moch Fachreza Herdiansyah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








