Studi Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan Asli Papua Pada Sektor Informal Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Keluarga di Kota Jayapura
DOI:
https://doi.org/10.58812/jekws.v3i04.3227Kata Kunci:
Perempuan OAP, Partisipasi Kerja, Sektor Informal, Toko Dan Mall, Kesejahteraan Keluarga, JayapuraAbstrak
Pertumbuhan toko swalayan, minimarket, ruko, dan pusat perbelanjaan di Kota Jayapura membuka peluang kerja bagi perempuan Orang Asli Papua (OAP) pada sektor informal, terutama sebagai kasir, pramuniaga, dan staf administrasi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan partisipasi kerja perempuan OAP pada sektor informal (toko dan mall) serta dampaknya terhadap kesejahteraan keluarga, sekaligus mengidentifikasi faktor penghambat keberlanjutan partisipasi kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokasi di Abepura, Kota Jayapura. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, kuesioner, dan kajian pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan partisipasi kerja cenderung didominasi usia muda dan menurun pada usia lebih tua, terutama terkait beban pengasuhan anak, tanggung jawab domestik, serta dukungan keluarga yang terbatas. Keterampilan kerja dan pengalaman yang masih terbatas juga berimplikasi pada penempatan kerja pada posisi dengan tanggung jawab dan upah yang relatif lebih rendah, serta memengaruhi kepercayaan untuk menduduki posisi yang lebih strategis. Jumlah anak berperan kuat terhadap keberlanjutan partisipasi kerja karena meningkatnya beban pengasuhan dan keterbatasan fleksibilitas kerja. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan pelatihan vokasi berbasis kebutuhan pasar kerja lokal, dukungan pengasuhan anak, serta kebijakan kerja fleksibel agar partisipasi kerja perempuan OAP dapat bertahan dan berkontribusi pada kesejahteraan keluarga.
Referensi
Bekker, G, S. (1964) human capital theoretical and empirical analysis, with special reference. To education university of Chicago press.
Borjas, G, J. (2016) labour Economics (7th ed) New York: McGraw-Hill Education.hlm 52
Choliliy, V, H (2023) Thr effect of female labour participation on economic growth in Papua 2015 -2019, winter journal: IMWI Student Research Journal,4 (1), (9)
Doenringer, P.B., & Plore, M, J. (1971) internal labour and market analysis Lexington, MA, health Lexington books
Eagly, A: H. (1987) Role Theory.
Maswati, R & Luth,L (2025) Papuan Women in sustainable development: A Thematic analysis and policy recommendations analysis and policy recommendations. citizen and government review
Muhdar H, M (2015), Potret ketenagakerjaan, pengangguran, dan kemiskinan di Indonesia: masalah dan Solusi, jurnal IAI Gorontalo, Volume 11, Nomor 1.
Micer,J.(1974). Schooling, experience and earning, Colombia University. Press
Nurhaira (2019) Peran Perempuan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga dalam Perspektif Muslim.
Putu Martini Dewi (2011) Partisipasi tenaga kerja Perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga JEKT. 5 (2): 119: 124
Rahma Iryanti (2019), Analisis Faktor Ekonomi dan Sosial Terhadap Peluang Penyerapan Tenaga Kerja di Pasar Tenaga Kerja Kota Palu, E-JournalKatalogis, Volume 3 Nomor 1.
Vina Shofia Nur Mala Dkk (2015), Analisis Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Berdasarkan Kegiatan Ekonomi Masyarakat Desa Tegalsari Kabupaten Banyuwangi, Jurnal Pendidikan Ekonomi, Volume 11 No 1 2017
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Yensawai Engelina Rumbiak, Mike Tokoro

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








