Satu Pintu, Banyak Kebocoran? Evaluasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu Kelapa Sawit Terhadap Optimalisasi Penerimaan Negara dan Pengawasan DMO di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.58812/jakws.v5i03.3904Kata Kunci:
Ekspor Satu Pintu, Kelapa Sawit, PT Danantara Sumberdaya Indonesia, Interoperabilitas Data, Penerimaan NegaraAbstrak
Industri kelapa sawit memiliki peran strategis terhadap perekonomian dan penerimaan negara Indonesia, Namun fragmentasi data antarlembaga menciptakan celah kebocoran melalui under-invoicing, misclassification, dan transfer pricing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas desain kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dalam merespons kelemahan tata kelola dan pengawasan penerimaan negara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis kebijakan berdasarkan data sekunder berupa regulasi, literatur, laporan, dan kajian kebijakan. Analisis juga dilengkapi dengan benchmark internasional untuk mengidentifikasi keterbatasan, risiko, dan best practices dalam tata kelola perdagangan komoditas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan ekspor satu pintu berpotensi mengurangi asimetri informasi melalui integrasi data terkait DMO, transaksi ekspor, kepabeanan, dan perpajakan. Namun, kapasitas kebijakan tersebut dalam mendukung proses bisnis penerimaan negara bergantung pada interoperabilitas data, kejelasan pembagian kewenangan, dan penerapan pengawasan berbasis risiko. Selain itu, desain kebijakan perlu mempertimbangkan keseimbangan antara penguatan pengawasan penerimaan negara dan kelancaran aktivitas perdagangan. Oleh karena itu, integrasi informasi dan mekanisme pengawasan berbasis risiko perlu diperkuat agar kebijakan ekspor satu pintu dapat memberikan nilai tambah bagi transparansi transaksi dan pencegahan potensi kebocoran penerimaan negara.
Referensi
Al Rasyid, H. (2023). Biaya kepatuhan pajak: sudut pandang asimetris informasi. 5, 298–304. https://doi.org/10.20885/ncaf.vol5.art34
Bahtera, N. I., Hutagaol, M. P., & Harianto, H. (2026). Analisis Kritis Kebijakan Hilirisasi Kelapa Sawit Indonesia. Diponegoro Journal of Economics, 14(3), 161–174. https://doi.org/10.14710/djoe.48521
Barus, B., Siregar, Z. S. P., Silalahi, D., Silalahi, H., & Sihite, J. I. (2024). The Effect Of Multinationality And Transfer Pricing On Tax Avoidance Through Profitability. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 12(3), 351–362. https://doi.org/10.37641/jiakes.v12i3.1507
Biswas, A. K. (2012). Import tariff led export under-invoicing: A paradox. The Journal of International Trade & Economic Development, 21(3), 347–360. https://doi.org/10.1080/09638199.2010.486077
Brewin, D. G. (2014). Limitations on the Market Power Generated by the Single Desk of the Canadian Wheat Board. Canadian Journal of Agricultural Economics, 62(4), 491–517. https://doi.org/10.1111/cjag.12056
Camelia, V., Wijayanto, S. A., & Hutagaol, J. L. (2026). Ekspor Satu Pintu Sebagai Instrumen Pengendalian Transfer Pricing dan Under Invoicing Pada Komoditas Batubara, Nikel dan Sawit Di Indonesia. 29–52. https://doi.org/10.70437/benefit.v3i1.1298
Cardwell, R., & Ghazalian, P. L. (2025). Market regulation and productivity: The case of the Canadian Wheat Board. American Journal of Agricultural Economics. https://doi.org/10.1111/ajae.70018
Djamaris, D., & Aryanto, A. H. (2026, August 4). Potensi Permasalahan Hukum dalam Skema Ekspor Satu Pintu untuk Komoditas Strategis Indonesia. Hukum Online. https://www.hukumonline.com/berita/a/potensi-permasalahan-hukum-dalam-skema-ekspor-satu-pintu-untuk-komoditas-strategis-indonesia-lt6a71d2461cb1f/
Dobson, W. O. (1998). Will the Board’s Monopoly Exporting Privilege Survive? Quarrer. https://doi.org/https://doi.org/10.22004/ag.econ.132038
Frain, F. M., Bell, P., & Lauchs, M. (2013). The Australian Wheat Board scandal : investigating international bribery Author Published 2013 Journal Title International Journal of Business and Commerce Rights statement Link to published version The Australian Wheat Board Scandal: Investigating International Bribery. International Journal of Business and Commerce, 2(9), 1–19. http://hdl.handle.net/10072/64649http://www.ijbcnet.com/www.ijbcnet.com
Gea, G. V. (2026, June 8). Ekspor Satu Pintu Danantara dan Bayangan Risikonya dalam Perdagangan Internasional. The Conversation. https://theconversation.com/ekspor-satu-pintu-danantara-dan-bayangan-risikonya-dalam-perdagangan-internasional-284456
Hasibuan, A. I., Syaukat, Y., Falatehan, A. F., Pertanian, I. E., Pascasarjana, S., Pertanian Bogor, I., Manajemen, I., Daerah, P., & Bogor, P. (2022). Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Impor Cengkih Indonesia. Jurnal Riset Bisnis, 6(1), 144–160.
Imbiri, S., Rameezdeen, R., Chileshe, N., & Statsenko, L. (2023). Stakeholder Perspectives on Supply Chain Risks: The Case of Indonesian Palm Oil Industry in West Papua. Sustainability (Switzerland), 15(12). https://doi.org/10.3390/su15129605
Jafar, N. (2024). Perkembangan Pasar Tradisional dan Ekonomi Cengkeh di Tidore, 1975-1998 (Perspektif Kajian Sejarah Ekonomi dan Perdagangan) (Vol. 4, Number 2).
Kalra, A., & Afzal, M. N. I. (2023). Transfer pricing practices in multinational corporations and their effects on developing countries’ tax revenue: a systematic literature review. International Trade, Politics and Development, 7(3), 172–190. https://doi.org/10.1108/ITPD-04-2023-0011
Khaerunnisa, R. (2025, February 17). BPDP: Penerimaan Pungutan Ekspor Pada 2024 Capai Rp25,76 Triliun. Antara.
Lestari, Y. S., Kresna, M., Endah, N. H., Atmaja, N. N., Irwanto, E. P., & Pratistha, B. (2025). Policy Strategy to Stimulate Indonesia’s Palm Oil Downstream Industries. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 6(2), 214–224. https://doi.org/10.46456/jisdep.v6i2.726
Mccorriston, S., & Maclaren, D. (2001). The Trade Distorting Effect of Single-desk State Trading Exporters.
Mccorriston, S., & Maclaren, D. (2005). Trade And Welfare Effe cts of State Trading Entperprises Trade And Welfare Effects Of State Trading Enterprises.
Muhammadi, A. H., Ahmed, Z., & Habib, A. (2016). Multinational transfer pricing of intangible assets: Indonesian tax auditors’ perspectives. Asian Review of Accounting, 24(3), 313–337. https://doi.org/10.1108/ARA-10-2014-0112
Onopriichuk, D., & Cherven, I. (2023). Development of Dairy Cooperatives in the World. Modern Economics, 39(1), 125–130. https://doi.org/10.31521/modecon.V39(2023)-19
Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2026 Tentang Kebijakan Dan Pengaturan Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis Kelapa Sawit, Pub. L. 16 (2026).
Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 38 Tahun 2024 Tentang Penetapan Barang Ekspor Yang Dikenakan Bea Keluar Dan Tarif Bea Keluar (2025).
Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 69 Tahun 2025 Tentang Tarif Layanan Badan Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Pada Kementerian Keuangan (2026).
Prasetya, D. R., & Subur Purwana, A. (2021). Effect of Trade Openness, Customs Tariff, Financial Penalty, and Regional Trade Agreement on Trade Misinvoicing. JURNAL PERSPEKTIF BEA DAN CUKAI, 5(1), 98–122. https://doi.org/10.31092/jpbc.v5i1.1149
Purnomo, H., Okarda, B., Dermawan, A., Ilham, Q. P., Pacheco, P., Nurfatriani, F., & Suhendang, E. (2020). Reconciling Oil Palm Economic Development and Environmental Conservation in Indonesia: A Value Chain Dynamic Approach. Forest Policy and Economics, 111. https://doi.org/10.1016/j.forpol.2020.102089
Puspitawati, E., Nurdianto, N. R., Pambudi, A., Alamsyah, M. R., Pakerti, K. A., & Maharani, N. D. (2025). Economic Effect of Biodiesel Downstream Industry: An Analysis Based on a Dynamic CGE Model. International Journal of Energy Economics and Policy, 15(1), 437–446. https://doi.org/10.32479/ijeep.17428
Redaksi Pajakku. (2026, June 11). Aturan Baru Ekspor CPO dan Produk Turunan Sawit. Pajakku. https://pajakku.com/artikel/aturan-baru-ekspor-cpo-dan-produk-turunan-sawit
Rudiana Fibriani, & Istiyanatul Mahbubah. (2026). Manajemen Laba dalam Sorotan Tax Avoidance: Moderasi Audit Pajak pada Perusahaan Subsektor Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia. Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi Dan Kewirausahaan, 4(2), 185–199. https://doi.org/10.58192/wawasan.v4i2.4276
Saputra, B. (2025, November 6). Bea Cukai dan Polri Sita 87 Kontainer Dugaan Pelanggaran Ekspor CPO. Antara. https://www.antaranews.com/berita/5224269/bea-cukai-dan-polri-sita-87-kontainer-dugaan-pelanggaran-ekspor-cpo
Sinaga, N. (2026, May 22). Ekspor CPO Wajib Lewat BUMN, Menambal Kebocoran atau Berburu Rente di Kebun Binatang? Kompas. https://www.kompas.id/artikel/ekspor-cpo-wajib-lewat-bumn-menambal-kebocoran-atau-berburu-rente-di-kebun-binatang
Smith, M. B., & Signal, L. (2009). Global influences on milk Purchasing in New Zealand - Implications for Health and Inequalities. Globalization and Health, 5. https://doi.org/10.1186/1744-8603-5-1
Winarni, E., & Wintia, E. (2023). Implementasi Indonesia National Single Window (INSW) dalam Upaya Kelancaran Pengurusan Dokumen Impor di PT. Cahaya Moda Indonesia. Jurnal Maritim Polimarin, 9(2), 70–76. https://doi.org/10.52492/jmp.v9i2.105
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Diajeng Putri Yuliana, Farida Lailaturrohmah, Safira Ismi Mulya, Vanya Patrisia Nomeni, Vincen Rorisky Gultom, Yoel Saputra Silalahi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


















