Penelitian Akuntansi Islam di Negara-negara Mayoritas Muslim – Pemetaan Bibliometrik Tema, Penulis, dan Jurnal

Penulis

  • Loso Judijanto IPOSS Jakarta, Indonesia
  • Eko Cahyo Mayndarto Universitas Tama Jagakarsa
  • Inneke Respatiningsih Universitas Faletehan
  • Mutia Pamikatsih Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap
  • Eko Sudarmanto Universitas Muhammadiyah Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.58812/jakws.v5i01.3173

Kata Kunci:

Akuntansi Islam, Negara Mayoritas Muslim, Bibliometrik

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan dan struktur intelektual penelitian akuntansi Islam di negara-negara mayoritas Muslim melalui pendekatan bibliometrik. Studi ini menganalisis artikel jurnal bereputasi yang diindeks Scopus dengan fokus pada tiga dimensi utama, yaitu evolusi tema penelitian, penulis dan jejaring kolaborasi, serta jurnal dan negara yang berperan dominan dalam pengembangan literatur. Analisis dilakukan menggunakan teknik science mapping yang meliputi co-occurrence keywords, co-authorship, density visualization, dan country collaboration. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema perbankan syariah (Islamic banks) mendominasi lanskap penelitian dan berfungsi sebagai simpul utama yang menghubungkan isu standar akuntansi, tata kelola, dan kinerja keuangan. Evolusi tema memperlihatkan pergeseran dari diskursus konseptual awal menuju isu-isu kontemporer seperti kepatuhan Syariah, akuntabilitas, dan kualitas pelaporan. Namun, topik sosial-keagamaan seperti akuntansi zakat, sektor publik Islam, dan peran Dewan Pengawas Syariah masih relatif kurang tereksplorasi. Dari sisi kolaborasi, penelitian ini menyoroti peran sentral Malaysia dan Indonesia sebagai pusat produktivitas, dengan United Kingdom sebagai penghubung global. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam memahami arah perkembangan riset akuntansi Islam serta membuka peluang penelitian lanjutan yang lebih inklusif, lintas sektor, dan berorientasi nilai.

Referensi

[1] A. Kolk and P. Perego, “Determinants of the adoption of sustainability assurance statements: An international investigation,” Bus. Strateg. Environ., vol. 19, no. 3, pp. 182–198, 2010.

[2] M. F. Junery, “Paradigma perkembangan akuntansi Islam,” J. Akunt. Syariah, vol. 3, no. 1, pp. 78–86, 2019.

[3] A. H. Mahfud and T. Suryanto, “Analisis Perbadingan Tantangan Audit Syariah di Turki dan Bangladesh,” J. Akuntansi, Audit. dan Investasi, vol. 3, no. 2, pp. 1–7, 2023.

[4] A. Agustina, “Studi Kasus Internasional: Penerapan Akuntansi Keuangan Syariah pada Bank Al-Rajhi,” Akunt. Keuang. Syariah, p. 7, 2025.

[5] H. Khatimah and A. Gusdayanti, “Konsep Harta dalam Akuntansi Syariah: Integrasi Nilai Kepemilikan dan Tanggung Jawab Sosial di Indonesia,” J. Islam. Econ. Stud., vol. 1, no. 2, pp. 134–143, 2025.

[6] U. D. Al Muddatstsir and E. R. Kismawadi, “Akuntan Syariah Di Era Modern, Urgent Kah Di Indonesia?,” Ihtiyath J. Manaj. Keuang. Syariah, vol. 1, no. 1, 2017.

[7] A. Syauqan, J. P. Wati, K. I. Tuffahati, A. W. Putri, F. A. Adifa, and M. Khaddafi, “PERKEMBANGAN AKUNTANSI SYARIAH DALAM MENJAWAB TANTANGAN KEUANGAN HALAL GLOBAL,” J. Intelek Insa. Cendikia, vol. 1, no. 9, pp. 5052–5057, 2024.

[8] R. Firdaus, “PERAN AKUNTANSI SYARIAH DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KEUANGAN MIKRO ISLAM: TINJAUAN LITERATUR TENTANG TANTANGAN DAN PELUANG,” J. Intelek Dan Cendikiawan Nusant., vol. 1, no. 6, pp. 9361–9366, 2024.

[9] H. Panjaitan and R. Firdaus, “Akuntansi Syariah Sebagai Solusi Keuangan Yang Etis Dan Berkeadilan,” J. Intelek Dan Cendikiawan Nusant., vol. 1, no. 5, pp. 8620–8626, 2024.

[10] S. Salsabila, A. D. M. BR, and Y. Asmaranti, “KOMPARASI ANTARA AKUNTANSI SYARIAH DAN KONVENSIONAL BERDASARKAN IMPLEMENTASI PADA MASYARAKAT: STUDI LITERATUR,” J. Ris. dan Pengetah. Nusant., vol. 6, no. 1, 2025.

[11] I. D. Yuni, F. Insani, and N. Nurlaila, “Pentingnya Akuntansi Syariah Di Era Modern,” J. Ilmu Akunt. Dan Bisnis Syariah, vol. 5, no. 2, pp. 19–36, 2023.

[12] N. Donthu, S. Kumar, D. Mukherjee, N. Pandey, and W. M. Lim, “How to conduct a bibliometric analysis: An overview and guidelines,” J. Bus. Res., vol. 133, pp. 285–296, 2021.

[13] E. Nuriyani and S. Mardian, “Adopsi International Financial Reporting Standards (IFRS) di Negara-negara Muslim: Perspektif Institutional Theory,” J. Akunt. Dan Keuang. Islam, vol. 7, no. 1, April, pp. 59–80, 2019.

[14] N. C. Hutabarat and R. Firdaus, “MASA DEPAN AKUNTANSI SYARIAH DALAM BISNIS MODERN,” J. Intelek Dan Cendikiawan Nusant., vol. 1, no. 6, pp. 10017–10031, 2024.

[15] M. Khaddafi, A. Fitrah, H. Saqdiah, N. A. Angkat, P. R. Nabila, and P. Z. Rahma, “TANTANGAN DAN PELUANG AKUNTANSI SYARIAH DI ERA GLOBALISASI,” J. Intelek Insa. Cendikia, vol. 1, no. 9, pp. 5684–5690, 2024.

[16] D. Mahera and R. Firdaus, “AKUNTANSI SYARIAH DALAM PERSPEKTIF PRINSIP DAN IMPLEMENTASI DALAM DUNIA BISNIS,” J. Intelek Insa. Cendikia, vol. 1, no. 10, pp. 6671–6675, 2024.

[17] I. Zupic and T. Čater, “Bibliometric methods in management and organization,” Organ. Res. methods, vol. 18, no. 3, pp. 429–472, 2015.

[18] B. Maali, P. Casson, and C. Napier, “Social reporting by Islamic banks,” Abacus, vol. 42, no. 2, pp. 266–289, 2006.

[19] C. Mallin, H. Farag, and K. Ow-Yong, “Corporate social responsibility and financial performance in Islamic banks,” J. Econ. Behav. Organ., vol. 103, pp. S21–S38, 2014.

[20] M. Elnahass, V. Q. Trinh, and T. Li, “Global banking stability in the shadow of Covid-19 outbreak,” J. Int. Financ. Mark. Institutions Money, vol. 72, p. 101322, 2021.

[21] M. P. Basílio, V. Pereira, H. G. Costa, M. Santos, and A. Ghosh, “A systematic review of the applications of multi-criteria decision aid methods (1977–2022),” Electronics, vol. 11, no. 11, p. 1720, 2022.

[22] A. A. Raman and A. A. Bukair, “The influence of the Shariah supervision board on corporate social responsibility disclosure by Islamic banks of Gulf Co-operation Council countries,” Asian J. Bus. Account., vol. 6, no. 2, 2013.

[23] M. S. Harun, K. Hussainey, K. A. Mohd Kharuddin, and O. Al Farooque, “CSR disclosure, corporate governance and firm value: a study on GCC Islamic banks,” Int. J. Account. Inf. Manag., vol. 28, no. 4, pp. 607–638, 2020.

[24] M. N. Kabir, A. Worthington, and R. Gupta, “Comparative credit risk in Islamic and conventional bank,” Pacific-Basin Financ. J., vol. 34, pp. 327–353, 2015.

[25] R. A. A. Karim, “International accounting harmonization, banking regulation, and Islamic banks,” Int. J. Account., vol. 36, no. 2, pp. 169–193, 2001.

[26] T. Nawaz and R. Haniffa, “Determinants of financial performance of Islamic banks: an intellectual capital perspective,” J. Islam. Account. Bus. Res., vol. 8, no. 2, pp. 130–142, 2017.

[27] R. Kamla, S. Gallhofer, and J. Haslam, “Islam, nature and accounting: Islamic principles and the notion of accounting for the environment,” in Accounting forum, Taylor & Francis, 2006, pp. 245–265.

Unduhan

Dimensions

Diterbitkan

2026-01-31

Cara Mengutip

Penelitian Akuntansi Islam di Negara-negara Mayoritas Muslim – Pemetaan Bibliometrik Tema, Penulis, dan Jurnal. (2026). Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science, 5(01), 120~130. https://doi.org/10.58812/jakws.v5i01.3173