Evolusi Pelaporan Keberlanjutan dalam Literatur Akuntansi – Studi Bibliometrik Publikasi dari Tahun 2005 hingga 2024
DOI:
https://doi.org/10.58812/jakws.v5i01.3172Kata Kunci:
Pelaporan keberlanjutan, akuntansi keberlanjutan, sustainability reporting, integrated reporting, pembangunan berkelanjutan, ESGAbstrak
Pelaporan keberlanjutan telah berkembang menjadi komponen penting dalam literatur akuntansi seiring meningkatnya tuntutan akuntabilitas, transparansi, dan integrasi isu lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam pelaporan perusahaan. Studi ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis evolusi penelitian pelaporan keberlanjutan dalam literatur akuntansi melalui pendekatan bibliometrik terhadap publikasi ilmiah periode 2005–2024. Data dikumpulkan dari basis data Scopus dan dianalisis menggunakan teknik bibliometrik yang mencakup analisis kinerja publikasi, sitasi, kolaborasi penulis, institusi, dan negara, serta pemetaan struktur intelektual dan tematik melalui analisis kemunculan bersama kata kunci dan sitasi bersama dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sustainable development berperan sebagai simpul konseptual utama yang menghubungkan berbagai klaster riset, mulai dari pendekatan pengukuran biaya dan efisiensi lingkungan, integrasi isu perubahan iklim dan rantai pasok, hingga penguatan pelaporan keberlanjutan sebagai mekanisme tata kelola dan akuntabilitas. Selain itu, temuan mengindikasikan adanya pergeseran signifikan dari orientasi normatif dan teknis menuju institusionalisasi pelaporan keberlanjutan dalam praktik akuntansi modern. Meskipun produksi pengetahuan masih didominasi oleh negara maju, meningkatnya partisipasi negara berkembang membuka peluang pengembangan riset yang lebih kontekstual dan inklusif di masa mendatang.
Referensi
[1] N. R. Hidayah, K. C. Susena, and H. P. Tarigan, “Akuntansi Berkelanjutan: Implementasi Standar Pelaporan Keberlanjutan dalam Praktik Bisnis CV. Utami,” EKOMBIS Rev. J. Ilm. Ekon. dan Bisnis, vol. 11, no. 2, pp. 1859–1868, 2023.
[2] M. H. Falah and F. W. Aptasari, “Akuntansi berkelanjutan dalam evaluasi dan pengukuran kinerja rantai pasokan sirkular,” J. Ris. Akunt. Politala, vol. 8, no. 2, pp. 263–276, 2025.
[3] A. S. Purba, R. D. Jayanti, L. M. Hasriadi, and F. N. Khairin, “Bagaimana Konsep Siklus Akuntansi Berkelanjutan Berbeda dari Praktik Siklus Akuntansi Tradisional dalam Pelaporan Perusahaan Indonesia? Literature Review,” Kinerja J. Ekon. dan Manaj., vol. 22, no. 2, pp. 123–129, 2025.
[4] M. M. Hutagalung et al., “MENGEVALUASI STANDAR PELAPORAN KEBERLANJUTAN DALAM MENDUKUNG DAN MENERAPKAN SDGS: A SYSTEMATIC LITERATURE,” J. Akuntansi, Keuangan, Perpajak. dan Tata Kelola Perusah., vol. 2, no. 4, pp. 1150–1158, 2025.
[5] V. Nurita and E. Sisdianto, “Peran Akuntansi Lingkungan dalam Pengungkapan Informasi Keberlanjutan pada Laporan Keuangan di Era Digital,” J. Ilm. Ekon. MANAJEMEN, BISNIS DAN Akunt., vol. 2, no. 1, pp. 406–418, 2025.
[6] R. Oktavianto, M. N. N. Siregar, and Y. Wijayanti, “Tren Riset Keberlanjutan dalam Pendidikan Akuntansi: Suatu Kajian Bibliometrik,” LIABILITIES (JURNAL Pendidik. AKUNTANSI), vol. 6, no. 3, pp. 51–63, 2023.
[7] E. G. Sukaharsono and W. Andayani, Akuntansi keberlanjutan. Universitas Brawijaya Press, 2021.
[8] I. Agustina and H. A. Pradesa, “Praktek Pelaporan Keberlanjutan Di Indonesia: Sebuah Telaah Kritis Atas Literatur Terdahulu,” J. Ekon. Manaj. Akunt. dan Perpajak., vol. 7, no. 1, pp. 24–46, 2024.
[9] R. Amalia and A. Firmansyah, “Urgensi implementasi laporan keberlanjutan pada sektor pemerintah,” J. Law, Adm. Soc. Sci., vol. 4, no. 3, pp. 452–462, 2024.
[10] J. Jumratin, “Akuntansi sebagai Media Komunikasi Keberlanjutan,” J. Econ., vol. 4, no. 9, pp. 319–325, 2025.
[11] I. Zupic and T. Čater, “Bibliometric methods in management and organization,” Organ. Res. methods, vol. 18, no. 3, pp. 429–472, 2015.
[12] R. Hahn and M. Kühnen, “Determinants of sustainability reporting: A review of results, trends, theory, and opportunities in an expanding field of research,” J. Clean. Prod., vol. 59, pp. 5–21, 2013.
[13] R. Gray, “Is accounting for sustainability actually accounting for sustainability… and how would we know? An exploration of narratives of organisations and the planet,” Accounting, Organ. Soc., vol. 35, no. 1, pp. 47–62, 2010.
[14] J. Bebbington and J. Unerman, “Achieving the United Nations Sustainable Development Goals: an enabling role for accounting research,” Accounting, Audit. Account. J., vol. 31, no. 1, pp. 2–24, 2018.
[15] F. Schneider, G. Kallis, and J. Martinez-Alier, “Crisis or opportunity? Economic degrowth for social equity and ecological sustainability. Introduction to this special issue,” J. Clean. Prod., vol. 18, no. 6, pp. 511–518, 2010.
[16] H. B. Christensen, L. Hail, and C. Leuz, “Mandatory CSR and sustainability reporting: Economic analysis and literature review,” Rev. Account. Stud., vol. 26, no. 3, pp. 1176–1248, 2021.
[17] C. De Villiers, L. Rinaldi, and J. Unerman, “Integrated Reporting: Insights, gaps and an agenda for future research,” Accounting, Audit. Account. J., vol. 27, no. 7, pp. 1042–1067, 2014.
[18] S. Schaltegger and R. L. Burritt, “Sustainability accounting for companies: Catchphrase or decision support for business leaders?,” J. World Bus., vol. 45, no. 4, pp. 375–384, 2010.
[19] P. Ghisellini, C. Cialani, and S. Ulgiati, “A review on circular economy: the expected transition to a balanced interplay of environmental and economic systems,” J. Clean. Prod., vol. 114, pp. 11–32, 2016.
[20] A. Kolk and P. Perego, “Determinants of the adoption of sustainability assurance statements: An international investigation,” Bus. Strateg. Environ., vol. 19, no. 3, pp. 182–198, 2010.
[21] F. R.-T. Propensity, “CEO duality leadership and firm risk-taking propensity,” J. Appl. Bus. Res., vol. 24, 2008.
Unduhan
Dimensions
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Loso Judijanto, Sari Mujiani, Rahma Nurzianti, Ahalik Ahalik, Eko Sudarmanto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
















